Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Rabu, 15 April 2015

Sayyid Abbas bin Alawi Al-Maliki Berpulang

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raajiiun.
Telah berpulang, Sayyid Abbas bin Alawi Al-Maliki, 
Pada Selasa, 14 April 2015 dini hari ini 03.00 (waktu Makkah).

Kamal Muhlis, Sekretaris Hai’ah Ash-Shofwah menyatakan, “Kami menerima kabar itu ba’da Subuh dari alumni. Terus kita konfirmasi langsung ke Makkah, Syeikh Abbas pada Senin malam sempat dirujuk ke rumah sakit." Selanjutnya, “Beliau dimakamkan hari ini di Ma’la, setelah dishalatkan di Masjidil Haram”.
Kabar ini merebak secara cepat melalu jejaring sosial dan grup WhatsApps melalui murid-murid dan para santri yang pernah bermukim di Makkah.
Hai’ah Ash Shofwah adalah perkumpulan murid-murid Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Al-Hasani yang didirikan 5 Maret 2003 dan kini sudah memiliki 22 niqobah(kantor cabang) dengan jumlah anggota  tersebar di seluruh Indonesia.
Syeikh Sayyid Abbas bin Sayyid Alawi Al-Maliki adalah saudara kandung Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki, seorang ulama dan muhadits yang memiliki banyak murid di Indonesia.
Lahir di kota suci Makkah Al-Mukarromah pada tahun 1368 H, Syeikh Abbas bernama lengkap Syeikh Sayyid Abbas bin Sayyid Alawi bin Sayyid Abbas bin Sayyid Abdul Aziz al-Maliki al-Idris al-Hasani al-Makki.
Terlahir dan dibesarkan oleh seorang ayah yang alim pemimpin Ahli Bait di Kota Makkah, pembesar Bait Alawi yang disegani oleh pemerintah dan semua orang, pengajar di Masjidil Haram dan ulama besar yang dikagumi oleh masyarakat Makkah ketika itu.
Sayyid Abbas dikenal memiliki sifat tawadhu’, rendah hati, mudah senyum dan suka membantu orang yang kesulitan.

Ulama yang digelari sebagai Bulbul Makkah ini dikenal memiliki suara yang bagus dan pandai bersyair. Semasa hidup membangun pusat pendidikkan di Makkah al-Mukarramah, serta memiliki majelis Dalailul Khairat dan Majelis Burdah pelajarnya terdiri dari pelajar asrama yang datang dari Indonesia, juga pelajar luar asrama yang tinggal di Kota Makkah. 
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.


Minggu, 12 April 2015

Manasik

QS. Al Baqarah ayat 124 - 128 :

Ayat 125 :


Ayat 128 :

Rasulullah SAW bersabda :

أَنَّ رَسُـوْلَ اللهِ صَلَّي اللهُ عَـلَـيْـهِ وَسَـلَّمَ قَـالَ : اَلـْعُـمْرَةُ إِلَـى الْـعُـمْـرَةِ كَـفَّـارَةٌ لِـمَـا بَـيْـنَـهُمَـا, وَلْـحَجُّ الْـمَـبـْرُوْرُ لَـيـْسَ لَـهُ جَـزَاءٌ اِلاَّ الْـجَـنَّـةَ
Artinya : “Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda : Pelaksanaan umrah hingga umrah yang akan datang adalah penebusan dosa yang ada antara keduanya, dan haji mabrur itu tidak ada balasannya melainkan surga” (HR. Muttafaq ‘alaih dari Abi Hurairah). 


Minggu, 05 April 2015

Kelompok Manusia Menurut Imam Ghazali

Imam Ghazali menjelaskan bahwa manusia terbagi menjadi 4 (empat) macam kelompok, yaitu :
1. Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri (Seseorang yang tahu, dan dia tahu kalau dirinya tahu.) = golongan yang terbaik, kategori wong alim
2. Rojulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri (Seseorang yang tahu, tapi dia tidak tahu kalau dirinya tahu.) = Koyo wong turu kudu digugah, dia potensi tapi tidak tahu punya potensi.
3. Rojulun Laa Yadri Annahu Laa Yadri (Seseorang yang tidak tahu, tapi dia tahu (sadar diri) kalau dia tidak tahu.) = wong sing bodo, isih luwih apik mergo masih bisa diluruskan.
4. Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri (Seseorang yang tidak tahu, dan dia tidak tahu kalau dirinya tidak tahu.) = wong sing ora sadar dirinya tidak tahu, disadarkan paling susah

Rabu, 01 April 2015

Doa sebelum dan setelah membaca Al-Quran, Insya Allah mujarab untuk menghafal


Kalaamun qadiimun laa yumallu samaa'uhu
Tanazzaha `an qaulii wa fi`lii wa  niyyatii

Bihi asytafii min kulli daa’in wa nuuruhu
Daliilun liqalbii inda jahlii  wa hairatii

Fayaa  rabbi matti’ni bisirri huruufihi
Wa nawwir bihi qalbii wa sam’ii wa muqlatii 

Wa hablii bihi fathan wa ‘ilman wa hikmatan 
Wa ‘aanis bihi  ya rabbi fil-qabri  wahsyatii

Wa shalli  wa sallim kulla yaumin  wa lailatin
‘Ala man bihir-rahmaanu yaqbalu da'watii 

Wa alin wa ashhaabin kiraamin aimmatin
Bihim yaghfirul-ghaffaaru  dzanbii  wa zallatii

Artinya:

"Kalam yang qadim (Al-Quran), tidak bosan orang mendengarnya. 
Bersih dari perkataanku, perbuatanku, dan niatku. 

Dengan keberkahannya aku mohon kesembuhan kepada Allah dari segala penyakit. 
Cahayanya petunjuk bagiku ketika tidak mengerti dan dalam keadaan bingung. 

Ya Tuhan, senangkanlah aku dengan rahasia huruf-hurufnya. 
Terangilah hatiku, pendengaranku, dan mataku dengannya. 

Dan berikanlah aku keterbukaan, ilmu, dan hikmah. 
Tuhanku, hiburlah keterasinganku di dalam kubur dengannya. 

Dan limpahkanlah shalawat dan salam setiap siang dan malam 
Kepada orang yang dengannya Ar-Rahman menerima doaku. 

Juga kepada keluarga dan para sahabatnya, imam-imam yang mulia. 
Dengan berkah mereka, Tuhan, Yang Maha Pengampun, menghapuskan dosa dan kesalahanku."


Rabu, 04 Maret 2015

Kitab Nahwu Jurumiyah

Pengarang Kitab Matan Jurumiyah dalam Ilmu Nahwu ini adalah Abu ‘Abdillah Muhammad bin Muhammad bin Dawud Ash-Shanhaji An-Nahwi yg terkenal dengan sebutan Ibnu Aajurruum, Aajurruum adalah bahasa ajam yg artinya seorang yg Faqir  Sufi nan Waro’. 
Beliau adalah salah satu Imam Nahwu yg dilahirkan pada tahun 674 H. dan wafat pada tahun 723 H. Nafa’anaallaahu bihi bi ‘uluumihi fid-daaroini Aamiin.

I.  BAB KALAM
1. Definisi Kalam
2. Pembagian Kalam
3. Tanda Kalimat Isim
4. Huruf-huruf Khofadh/Huruf Jar
5. Tanda Kalimat Fi’il
6. Tanda Kalimat Huruf

II. BAB I’ROB
1. Definisi I’rob
2. Pembagian I’rob

III.  BAB TANDA-TANDA I’RAB
1. Tanda I’rab Rofa
2. Tanda I’rab Nashab
3. Tanda I’rab Khafadh/Jarr

4. Tanda I’rab Jazem

Senin, 02 Maret 2015

Haul Nyai Hj. Dra. Yustiningsih Bunandar

Sabtu, 28 Februari dan Ahad, 1 Maret 2015 dilaksanakan Semaan Al-Quran dalam rangka Haul Dra. Hj. Yustiningsih (Nyai Bunandar), di Condronegaran Gedongkiwo Yogyakarta. Semaan Al-Quran dilaksanakan Sabtu malam Ahad, 28 Februari 2015 di Ponpes Al-Islam oleh Bu Nyai Nurul Isnaini.yang disimak oleh para santri putra dan putri. Kemudian pada Ba'da Subuh, Ahad, 1 Maret 2015 Semaan Santri putra di Gedongkiwo, dan Santri putri melaksanakan semaan Al Quran di Komplek Masjid Agung Condronegaran.

Ba'da shalat Asyar dilaksanakan pembacaan Yasin dan Tahlil di Condronegaran (rumah Nyai Hj. Bunandar) diikuti oleh masyarakat Gedongkiwo. Selanjutnya pada malam harinya, Ahad Wage malam Senin Kliwon setelah shalat Isya dilaksanakan pembacaan Asmaul Husna, Istighasah, Tahlil dan Khatmil Quran di Masjid Agung Condronegaran yang diikuti oleh segenap keluarga serta Jamaah Masjelis Ta'lim Ahad Wage, masyarakat Gedongkiwo dan sekitarnya. Pada kesempatan itu Abah Hana bin Bunandar menyampaiakan bahwa Semaan Al Quran setiap Ahad Wage telah dirintis oleh KH Drs. Achmad Bunandar dan Nyai Hj. Yustiningsih sejak pertengahan tahun 80-an. Dan Alhamdulillah sampai saat ini tetap dilaksanakan Insya Allah Istiqamah. Aamiin.
Abah Hana bin Bunandar juga menyampaiakan apa yang menjadi kewajiban seorang anak terhadap orangtuanya. ...


"MENGABDI UNTUK BERBAKTI"

___________________________

Powered by: Blogger