Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Sabtu, 27 Oktober 2012

Yaa Hanana ( Dhoharoddin )

Dalam Qosidah ini menerangkan :
  1. Kebahgiaanya betapa beruntungnya kita umat Nabi Muhammad SAW atas datangnya kelahiran Rosulullah 
  2. Kehadiran Nabi Muhmmad membawa rahmat seluruh alam, Semua alam berdzikir pada Rosulullah 
  3. Pengharapan kita Semoga mendapatkan Syafaat Baginda Rosulullah maka bersholawatlah dan uluk salam pada beliau.
Berikut teks, terjemahan dan makna dari kami " Dzoharoddin / Ya hanana "


ظَهَرَ الدِّينُ المُؤَيَّد
dzoharoddiinul muayyad
ظَهَرَ الدِّينُ المُؤَيَّد بِظُهُورِالنَّبِى اَحمَد
dzoharoddiinul muayyad bidzhuhuurin nabi ahmad
Telah Hadir agama petunjuk yg kokoh bersama lahirnya Nabi terpuji (Muhammad)
يَا هَنَانَــــــــا بِمُحَمَّد ذَلِكَ الفَضلُ مِنَ الله
ya hana na nabi muhammad dzalikal fadhlu minallah
Betapa beruntungnya kami. Dengan adanya nabi muhammad saw. itulah anugrah termulia dari Allah SWT.
يَا هَنَانَا
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN : Semakin jelas kejayaan agama yang kokoh ini (agama islam) dengan kelahiran nabi Muhammad. Sungguh enaknya jadi ummat nabi Muhammad karena umurnya paling pendek tapi pahalanya paling banyak. karena masuk surga duluan sebelum ummat2 nabi yang lain dan keunggulan2 lain dibanding ummat yang lain. Dalam alquran Allah berfirman قل بفضل الله وبرحمته فبذلك فليفرحوا "katakan wahai Muhammad. dengan anugrah Allah dan dengan Rahmat Allah (Nabi Muhammad. ) maka bergembiralah karena kalian mendapat itu semua"

خُصَّ بِالسَّبعِ المَثَانِى وَحَوى لُطفَ المَعَأنِى
khusho bissab’il matsani wa hawa luthfal ma’ani
Diistimewakan dengan as sab'ul Matsani (surat alfatihah). Dan penghimpun setiap rahasia dalam setiap makna
ما له مَفِى الخَلقِ ثَانِى وَعَلَيهِ اَنزَلَ الله
ma lahu fil kholqi tsani wa a’laihi anzalallah
Tiada ternilai kemuliaannya dan Allah mewahyukannya atas Nabi Muhammad SAW
يَا هَنَانَا
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN : خص با لسبع المثاني Rasulullah di khususkan (diberikan) assab'ul matsani,yaitu 7 ayat yang diulang2 bacaannya. yaitu surat al fatihah yang mana alfatahihah ini. وحوى لطف المعانى
mencakup ma'na2 yang dalam, yang halus, yang hanya bisa di rasakan oleh orang2 yang beriman secara hakiki. ما له فى الخلق ثاني tiada urutan kedua setelah Rasulullah SAW diantara semua makhluq artinya semua makhluq bahkan para nabi dan malaikat tidak dapat mendekati Derajat / maqam Rasulullah SAW karena derajat rasulullah adalah pada derajat yang tertinggi. namun tetap sebagai Makhluq dan Hamba Allah. وعليه انزل الله dan alfatihah yang memiliki ma'na latif ini diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW, Beliau nabi kecintaan kita
مِن مَكَّةٍ لَمَّا ظَهَر لِاَجلِهِ انشَقَ القَمَر
min makkatillamma dzohar liajlihin syaqqal qomar
Dari kota Makkah Nabi dilahirkan, Bulanpun dibelahkan atas permintaan Nabi Muhammad SAW
وَافتخَرَت الُ مُضَر بِهِ عَلى كُلِّ الاَنَام
waf takhorot aalu mudhor bihi ala kullil anam
Dan Keturunan kabilah Mudhor (kabilah Nabi Muhammad SAW) dibanggakan seluruh manusia
يَاهَانَانَأ
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN : من مكة لما ظهر
Rasulullah Muhammad SAW lahir di kota makkah, لاجله انشق القمر
rembulanpun dibelah atas permintaan rasulullah. untuk membuktikan kepada orang kafir yang meminta rasulullah membelah rembulan ini sesuai dengan firman Allah. di dalam quran اقتربت الساعة و انشق القمر telah dekat hari kiamat dan rembulan terbelah. namun walaupun bulan telah dibelah orang2 kafir masih saja tidak percaya dan mengatakan: ''hebat benar sihirmu muhammad'' ini menunjukkan bahwa Rasulullah hanya Penyampai agama dan yang memberi hidayah hanyalah Allah. وافتخرت ال مضر * به على كل الانام merupakan kebanggaan bagi keturunan mudhor. unggul atas semua manusia dalam segi nasab. nasab Rasulullah ke atas merupakan nasab yang terbaik. nasab ini dijaga oleh Allah dari zina. jadi nenek moyang Rasulullah SAW tidak ada yang berbuat zina.. dengan tujuan menjaga kesucian Rasulullah. ini senada dengan apa yang termaktub dalam maulid addiba'i. وهما لم يلتقيا على سفاح قط artinya: kedua orang tua rasulullah nenek moyang nya tidak tersentuh oleh zina sedikitpun begitu juga dengan nasab Rasulullah ke bawah. yaitu ahlul bait. keturunan rasulullah hingga saat ini. mereka memiliki kebanggan menjadi keturunan rasulullah. namun kebanggan ini bukan untuk kesombongan melainkan untuk dijaga. jangan sampai sebagai keturunan Rasulullah mencoreng nama Rasulullah.

اَطيَبُ النَّاسِ خَلقًا وَاَجَلُّ النَّاسِ خُلُقُا
Atyabunnasi kholqon wa ajallunnasi khuluqon
Baginda adalah Manusia terbaik CiptaanNYA dan teragung akhlaknya
ذِكرُهُ غَربًا وَشَرقًا سَائِرٌ وَالحَمدُ لِله
dzikruhu ghorbaw wa syarqon saa iruw walhamdu lillah
Semua Berdzikir atasnya dari barat dan timur. Segala Pujian bagi Allah
يَاهَنَانَا
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN : اطيب الناس خلقا manusia yang paling elok rupanya. paling tampan. sehingga sahabat Hasan bin tsabit mengungkapkan dalam syairnya:
وأحسن منك لم تر قط عيني
وأجمل منك لم تلد النساء
خلقت مبرا من كل عيب
كأنك قد خلقت كما تشاء
Wa ahsanu minka lam taraqatu 'ayni
Wa ajmalu minka lam talidin nisau
Khuliqta mubarr'am min kulli aybin
Ka'annaka qad khuliqta kamaa tasyau

My eyes have not seen more beautiful person than you
No women has given birth to a more handsome person than you
You have been created without any weakness and blemish
As if you have been created as you wished to be created
حسان بن ثابت واجل الناس خلقا manusia yang paling agung akhlaq budi pekertinya sehingga Allah SWT menyatakan dalam alquran وانك لعلى خلق عظيم
sungguh engkau Muhammad benar2 memiliki budi pekerti yang agung.
tidaklah satupun dari akhlaq baik di muka bumi ini melainkan bersumber dari baginda Rasulullah Muhammad SAW. ذكره غربا وشرقا * سائر والحمد لله
namanya disebut2 ditimur dan dibarat. segala puji bagi Allah

صَلُّوا عَلى خَيرِ الاَنَام المُصطَفَى بَدرِالتَّمَام
shollu a’la khoiril anami al musthofa badrittamami
bersholawatlah kalian atas sebaik baik manusia yang terpilih bagai bulan purnama
صَلُّوا عَلَيهِ وَسَلِّمُوا يَشفَع لَنَأ يَومَ الزِّحَام
shollu a’laihi wasallimu yasyfa’ lana yaumazzihami
bersholawatlah dan sampaikan salam kalian kepadanya SAW. Semoga kita mendapat syafaatnya dihari kebangkitan
يَا هَنَانَا
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN
صلوا على خير الانام * المصطفى بدر التمام bersholawatlah kalian pada manusia terbaik.* yang dipilih oleh Allah yang wajahnya elok bagaikan bulan purnama yang sempurna
صلوا عليه وسلموا * يشفع لنا يوم الرحام bersholawat dan haturkan salam lah kalian pada Beliau SAW. agar kita semua mendapat syafaat dihari kiamat yaitu di hari semua manusia berhimpit2an bersesak2an tiada pertolongan dan naungan kecuali pertolongan Allah dan naungan Allah

Sumber : http://nuryahman.blogspot.com

Rabu, 17 Oktober 2012

Idul Adha Berpeluang Bersamaan


Rukyat Tidak Lihat Hilal


BANTUL (KRjogja.com) - Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) Kantor Wilayah Kementerian  Agama Provinsi DIY, Drs  H Zainal Abidin  MPDi mengatakan, hasil rukyatul hilal yang dilakukan di Pusat Obervasi Bulan (POB) Kompleks Makam Syech Bela-belu Parangkusumo Kretek Bantul, Senin (15/10) petang tidak mampu melihat hilal.

Dijelaskan, tidak terlihatnya hilal lantaran lantaran  bulan tenggelam mendahului matahari. “Bulan tenggelam mendahului matahari sehingga  tidak mungkin terlihat,” ujarnya.

Namun hasil dalam rukyat tetap dilaporkan ke Kantor Kementerian Agama Pusat Jakarta sebagai pertimbangan untuk memastikan hari Raya Idul Adha melalui sidang Isbat di Jakarta. Dengan hasil ini besar kemungkinan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha antara NU dan Muhammadiyah akan digelar bersamaan. (Roy)

Sabtu, 18 Agustus 2012

Pengamatan hilal Syawal 1433 H

logo ITB

PRESS RELEASE

Observatorium Bosscha 
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Bandung
 
 


Tentang:
Pengamatan Hilal 1 Syawal 1433 H


Hilal
Karena peredarannya mengelilingi Bumi, ada kalanya Bulan berada di antara Bumi dan Matahari. Saat itu terjadi, menurut kita di Bumi, Bulan terletak di dekat Matahari, dan yang menghadap ke kita adalah bagian yang tak bercahaya (bagian malam Bulan). Saat itu disebut dengan bulan mati atau bulan baru. (Secara astronomis, bulan baru didefinisikan sebagai saat bujur ekliptika Bulan sama dengan bujur ekliptika Matahari. Dengan kata lain yang sering dipakai, saat itu disebut sebagai saat konjungsi Bulan.)

Tak lama setelah terjadinya konjungsi, bulan bergeser semakin ke timur relatif terhadap Matahari. Jika dilihat dari Bumi, Bulan mulai tampak sebagai sabit tipis, yang muncul sesaat setelah Matahari terbenam. Hilal adalah bulan sabit paling tipis yang bisa dilihat mata setelah bulan baru (lihat contoh dalam Gambar 1).

hilal Sya'ban 1433 H
Gambar 1. Hilal Sya'ban 1433 H diamati di Pantai Pondok Bali, Subang, Jawa Barat tanggal 20 Juni 2012 jam 18.05.58 wib. Usia Bulan 19 jam 21 menit (dihitung sejak bulan baru) dengan beda ketinggian Bulan 9,5o dari Matahari dan iluminasi 0,7%. Foto oleh Dr. Dhani Herdiwijaya dengan alat bantu teleskop berdiameter 8 cm (f/6.8), tele-extender 2x, kamera Nikon D90. Waktu bukaan 3 detik dan ISO-400, 300dpi.

Rencana Pengamatan Hilal

Bulan baru terjadi pada tanggal 17 Agustus 2012 jam 23:10 WIB. Oleh karena itu pengamatan hilal akan dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2012 jam 16.00 waktu setempat hingga bulan terbenam. Tim dari Observatorium Bosscha akan disebar di lokasi berikut,
  1. Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat
  2. Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung, Lampung
  3. Bangkalan, Madura, Jawa Timur
  4. Kupang, Nusa Tenggara Timur
  5. SPD LAPAN, Biak, Papua 
  6. Atap Mall GTC, Jl. Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan
  7. Taman LOANG BALOQ Tanjung Karang, Ampenan Mataram, NTB
bergabung dengan (satu atau beberapa) tim dari LAPAN, BMKG, Kementerian Agama, UPI Bandung, Universitas Lampung, UIN SUSKA, UNRAM, UNHAS, RHI Yogyakarta, CASA-Assalam dan Kudus Astronomi Club, dan lain-lain.

Kegiatan pengamatan ini merupakan program bersama yang dikoordinasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan didukung oleh PT. Telkom.

Pengamatan akan ditayangkan secara online melalui web streaming di halaman http://bosscha.itb.ac.id/hilal dan http://hilal.kominfo.go.id. Tujuan dari penayangan ini adalah untuk mengajak masyarakat menyaksikan hilal bersama-sama dan menunjukkan penggunaan alat bantu (teleskop) dalam pengamatan hilal.

Posisi Bulan pada Tanggal 18 Agustus 2012
Tanggal 18 Agustus 2012, ketinggian bulan sekitar 5,5o di atas cakrawala pada saat Matahari terbenam. Bulan akan terbenam 32 menit setelah Matahari terbenam. Probabilitas melihat hilal pada saat itu diperkirakan cukup sulit dengan mata telanjang, tetapi cukup baik dengan bantuan peralatan.

Tabel 1. Data astronomis untuk pengamat hilal di Observatorium Bosscha (6o 49’  30” LS & 107o 36’ 59” BT) adalah sebagai berikut:

Data    Tanggal 18 Agustus 2012
Matahari terbenam    jam 17:56 WIB
Bulan terbenam    jam 18:27 WIB
Usia bulan (saat Matahari terbenam)    18 jam 46 menit
Tinggi bulan saat Matahari terbenam (toposentris)     5o 28' 15"
Beda azimuth Bulan dan Matahari (saat Matahari terbenam)    -7o 10' 57"
Jarak sudut (elongasi) Bulan-Matahari, saat Matahari terbenam    10o 26' 19"
Posisi Bulan relatif terhadap Matahari    Di sebelah kiri atas matahari 





Posisi bulan (toposentris) saat Matahari terbenam tanggal 18 Agustus 2012.


Awal Syawal 1433 H
Hasil pengamatan yang didapat oleh Observatorium Bosscha dan lembaga/institusi lain akan dilaporkan (oleh yang berwenang, dari pihak Kementerian Agama setempat) ke sidang itsbat di Jakarta untuk menentukan awal Syawal 1433 Hijriah.

Observatorium Bosscha tidak pernah membuat pernyataan tentang kepastian kapan bulan Syawal dimulai. Sebagai institusi penelitian astronomi, Observatorium Bosscha hanya merilis data astronomi, berikut peluang dapat/tidaknya hilal terlihat. Selanjutnya, Observatorium Bosscha menyerahkan keputusan penentuan awal bulan Syawal kepada pemerintah melalui Kementerian Agama.



Lembang, 10 Agustus 2012

Senin, 06 Agustus 2012

NASA Menyembunyikan Misteri Di Sebalik Kota Mekah


Firman Allah Ta’ala yang bermaksud: “Allah telah menjadikan Kaabah, rumah suci itu sebagai pusat bagi manusia.” (Surah Maa’idah: 97)
“Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah yang terletaknya Kaabah adalah pusat kepada planet Bumi.”

Sebenarnya di dalam Al-Quran terlebih dahulu membicarakan perkara ini, sebagai hamba Allah yang diberikan akal fikiran perlulah meneliti dan berfikir disebalik rahsia-rahsia yang terkandung didalam ayat-ayat suci Al-Quran Al-Karim.
Diantara Kalam-kalam Allah Ta’ala mengenai Mekah Pusat Bumi
Firman Allah yang bermaksud:
“Demikianlah Kami wahyukan kepadamu al-Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekah) dan sekalian penduduk dunia di sekelilingnya (negeri-negeri di sekelilingnya).” (asy-Syura: 7)
Kata “Ummul Qura” bererti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya, menunjukkan Mekah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya.
Lebih dari itu, kata “ummu” (ibu) mempunyai erti yang cukup penting dan luas di dalam peradaban Islam. Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Mekah juga merupakan sumber dari semua negeri lain serta keunggulan di atas semua kota.


Allah berfirman lagi yang bermaksud:
“Wahai jin dan manusia, jika kamu sanggup menembusi (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusinya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan).” (ar-Rahman: 33)
Kata “aqthar” adalah bentuk jamak dari kata “qutr” yang bererti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.
Berdasarkan ayat ini dapat difahami bahawa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Mekah berada di tengah-tengah bumi, dengan itu bererti bahawa Mekah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
Selain itu ada hadis yang menerangkan bahawa Masjidil Haram di Mekah, tempat kaabah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan yang membentuk bumi.
Nabi Muhammad SAW bersabda maksudnya: “Wahai orang-orang Mekah, wahai orang-orang Quraisy , sesungguhnya kamu berada di bawah pertengahan langit.”
Berdasarkan penelitian di atas, bahawa Mekah berada pada tengah-tengah bumi (pusat dunia), maka benar-benar diyakini bahawa Kota Suci Mekah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. – (Dipetik dari Eramuslim “Makkah Sebagai Pusat Bumi” Oleh Dr. Mohamad Daudah)


Neil Amstrong membuktikan bahwa kota Mekah yang terletaknya Kaabah adalah pusat kepada planet Bumi, sedangkan Al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu telah berbicara mengenai kota Mekah dan kaabah adalah pusat bumi ini.
Ketika kali pertama Neil Amstrong melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata bertumpu di area yang sangat gelap, dan di manakah ia berpusat?.” Fakta ini telah diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Para angkasawan telah menemui bahawa planet Bumi itu mengeluarkan satu radiasi, secara rasmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayangnya 21 hari kemudian website tersebut hilang dan seperti ada alasan tersembunyi di sebalik penghapusan lama web tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyatalah radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, dan tepatnya berasal daripada Kaabah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite (tidak berakhir). Perkara ini terbukti ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjutan. Para peneliti Muslim mempercayai bahawa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Kaabah di planet Bumi dengan Kaabah di alam akhirat.


Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, terdapat suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, di mana apabila kita mengeluarkan kompas di kawasan tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali kerana daya tarikan yang sama besar antara kedua kutub .
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka dia akan hidup lebih lama, lebih sihat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan graviti. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Kaabah, maka seakan-akan diri kita dicas oleh suatu tenaga misteri yang menyebabkan kita bertenaga ketika mengelilingi kaabah dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya menyatakan bahawa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga boleh terapung di air. Di sebuah muzium di negara Inggeris, terdapat tiga buah potongan batu tersebut (dari Kaabah) dan pihak muzium juga mengatakan bahawa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem suria kita.


Rasulullah SAW bersabda:
“Hajar Aswad itu diturunkan dari syurga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.” (Jami’ al-Tirmidzi al-Hajj)

“Hajar Aswad dari batu-batuan Syurga dan tidak ada suatu benda di bumi yang turunnya dari Syurga selain batu itu.” (HR. Thabrani)
Wallahu’alam….

Minggu, 29 Juli 2012

“Sebuah Renungan Tujuh Menit “ Abu Aqdam


Marhaban Ya Ramadlon

Ketika kita mengharap bertemu dengan tamu agung yang kita gadang-gadang dan dinantikan kedatangannya sejak dua bulan sebelumnya “Allahumma bariklana Fi Rajaba Wa Sya’bana Wa balighna Ramadlona” di penghujung bulan kemudian maka terucap “Marhaban Ya Ramadhan”

Kata "Marhaban" adalah kata seru untuk menyambut dan menghormati tamu atau selamat datang. Sama dengan ahlan wa sahlan yang juga berarti selamat datang. Walaupun, keduanya berarti selamat datang tetapi penggunaannya berbeda. Para Ulama tidak menggunakan ahlan wa sahlan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan, melainkan marhaban ya Ramadhan.  

Ahlan diambil dari kata ahl yang berarti mudah, juga berarti dataran rendah, karena mudah dilalui. Ahlan wa sahlan itu ungkapan selamat datang.

Sedangkan marhaban berasal dari kata rahb yang berarti "luas" atau "lapang", sehingga marhaban menggambarkan bahwa tamu yang disambut  dan diterima dengan lapang dada/dada lapang, penuh kegembiraan serta dipersiapkan baginya ruang yang luas untuk melakukan apa saja yang diinginkannya.

Dari akar kata yang sama "marhaban", terbentuk kata rahbat yang antara lain berarti "ruangan luas untuk kendaraan, untuk memperoleh kebaikan atau kebutuhan pengendara guna melanjutkan perjalanan". 

Marhaban Ya Ramadhan berarti selamat datang Ramadhan mengandung arti bahwa kita menyambutnya dengan lapang dada, penuh kegembiraan, tidak dengan menggerutu dan menganggap kehadirannya mengganggu ketenangan atau suasana nyaman kita. 

Marhaban ya Ramadhan, kita ucapkan untuk bulan suci Ramadhan, karena kita mengharapkan agar jiwa raga kita diasah dan diasuh guna melanjutkan perjalanan menuju Allah SWT. 
Ada gunung tinggi yang harus ditelusuri guna menemui Allah SWT, itulah nafsu. Di gunung itu ada lereng yang curam, belukar yang lebat, bahkan banyak perampok yang mengancam serta iblis yang merayu agar perjalanan tidak dilanjutkan. 

Bertambah tinggi gunung didaki bertambah lebat ancaman dan rayuan, semakin curam dan ganas pula perjalanan. Tetapi jika tekad tetap membaja sebentar lagi akan tampak cahaya terang benderang dan saat itu akan tampak dengan jelas rambu-rambu jalan, tampak tempat-tempat indah untuk berteduh, serta telaga-telaga jernih untuk melepaskan dahaga. 

Dan bila perjalanan dilanjutkan akan ditemukan kendaraan Ar-Rahman untuk mengantar sang musafir bertemu dengan kekasihnya, Allah SWT. 

Demikianlah kurang lebih perjalanan itu dilukiskan, tentu kita perlu mempersiapkan bekal guna menelusuri jalan itu. Benih-benih kebajikan yang harus kita tabur di lahan jiwa kita. Tekad yang membaja untuk memerangi nafsu agar kita mampu menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat tarawih dan tadarus, serta siangnya dengan ibadah kepada Allah SWT melalui pengabdian untuk agama, bangsa dan negara.
---------------------------------------------
"Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Jika saling mengenal mereka rukun tetapi jika tidak saling mengenal, mereka beselisih."

Rabu, 25 Juli 2012

FIQIH ROMADLON


Secara bahasa memiliki arti menahan.Dalam istilah syara’ memeiliki arti menahan dari perkara yang dapat membatalkannya dimulai dari terbit fajar sampai matahari terbenam disertai niat khusus
Dasar wajib puasa firman Allah dalam surat Al Baqoroh ayat 183 :

$yg•ƒr'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä |=ÏGä. ãNà6ø‹n=tæ ãP$u‹Å_Á9$# $yJx. |=ÏGä. ’n?tã šúïÏ%©!$# `ÏB öNà6Î=ö7s% öNä3ª=yès9 tbqà)­Gs? ÇÊÑÌÈ  
yang artinya:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah : 183)
Awal diwajibkan puasa pada bulan sya’ban tahun kedua hijriah.
Hikmah: menahan hawa nafsu, mengurangi syahwat, menjaga diri dari maksiat dan menumbuhkan rasa social dan solidaritas yang tinggi bagi orang yang memiliki kelebihan harta dengan merasakan betapa susahnya lapar dan menderitanya orang miskin.

Syarat sah puasa
1. Islam
2. Berakal
3. Bersih dari haid dan nifas
4. Mengetahui waktu diperbolehkan untuk berpuasa.
Berarti tidak sah puasa orang kafir, orang gila walaupun sebentar, perempuan haid atau nifas dan puasa diwaktu yang diharamkan berpuasa seperti hari raya atau hari tasyriq.
Adapun perempuan yang terputus haid atau nifasnya sebelum fajar maka puasanya tetap sah dengan syarat telah niat, sekalipun belum mandi sampai pagi.

Syarat wajib puasa

"MENGABDI UNTUK BERBAKTI"

___________________________

Powered by: Blogger