Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Haflah Khotmil Qur'an

Rabu, 31 Oktober 2012

Asmaul Husna


Dalam agama Islam, Asmaa'ul husna adalah nama-nama Allah yang indah dan baik. Asma berarti nama dan husna berarti yang baik atau yang indah, jadi asma'ul husna adalah nama nama milik Allah yang baik lagi indah.
Sejak dulu para ulama telah banyak membahas dan menafsirkan nama-nama ini, karena nama-nama Allah adalah alamat kepada Dzat yang mesti kita ibadahi dengan sebenarnya. Meskipun timbul perbedaan pendapat tentang arti, makna, dan penafsirannya akan tetapi yang jelas adalah kita tidak boleh musyrik dalam mempergunakan atau menyebut nama-nama Allah ta'ala. Selain perbedaaan dalam mengartikan dan menafsirkan suatu nama terdapat pula perbedaan jumlah nama, ada yang menyebut 99, 100, 200, bahkan 1.000 bahkan 4.000 nama, namun menurut mereka, yang terpenting adalah hakikat Dzat Allah SWT yang harus dipahami dan dimengerti oleh orang-orang yang beriman seperti Nabi Muhammad SAW.
Asma'ul husna secara harfiah adalah nama-nama, sebutan, gelar Allah yang baik dan agung sesuai dengan sifat-sifat-Nya. Nama-nama Allah yang agung dan mulia itu merupakan suatu kesatuan yang menyatu dalam kebesaran dan kehebatan milik Allah.
Para ulama berpendapat bahwa kebenaran adalah konsistensi dengan kebenaran yang lain. Dengan cara ini, umat Muslim tidak akan mudah menulis "Allah adalah ...", karena tidak ada satu hal pun yang dapat disetarakan dengan Allah, akan tetapi harus dapat mengerti dengan hati dan keteranga Al-Qur'an tentang Allah ta'ala. Pembahasan berikut hanyalah pendekatan yang disesuaikan dengan konsep akal kita yang sangat terbatas ini. Semua kata yang ditujukan pada Allah harus dipahami keberbedaannya dengan penggunaan wajar kata-kata itu. Allah itu tidak dapat dimisalkan atau dimiripkan dengan segala sesuatu, seperti tercantum dalam surat Al-Ikhlas.
"Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia". (QS. Al-Ikhlas : 1-4)


No.
Nama
Arab
Indonesia

الله
Allah
1
الرحمن
Yang Maha Pengasih
2
الرحيم
Yang Maha Penyayang
3
الملك
Yang Maha Merajai/Memerintah
4
القدوس
Yang Maha Suci
5
السلام
Yang Maha Memberi Kesejahteraan
6
المؤمن
Yang Maha Memberi Keamanan
7
المهيمن
Yang Maha Pemelihara
8
العزيز
Yang Maha Perkasa
9
الجبار
Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
10
المتكبر
Yang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11
الخالق
Yang Maha Pencipta
12
البارئ
Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13
المصور
Yang Maha Membentuk Rupa (makhluknya)
14
الغفار
Yang Maha Pengampun
15
القهار
Yang Maha Memaksa
16
الوهاب
Yang Maha Pemberi Karunia
17
الرزاق
Yang Maha Pemberi Rezeki
18
الفتاح
Yang Maha Pembuka Rahmat
19
العليم
Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20
القابض
Yang Maha Menyempitkan (makhluknya)
21
الباسط
Yang Maha Melapangkan (makhluknya)
22
الخافض
Yang Maha Merendahkan (makhluknya)
23
الرافع
Yang Maha Meninggikan (makhluknya)
24
المعز
Yang Maha Memuliakan (makhluknya)
25
المذل
Yang Maha Menghinakan (makhluknya)
26
السميع
Yang Maha Mendengar
27
البصير
Yang Maha Melihat
28
الحكم
Yang Maha Menetapkan
29
العدل
Yang Maha Adil
30
اللطيف
Yang Maha Lembut
31
الخبير
Yang Maha Mengenal
32
الحليم
Yang Maha Penyantun
33
العظيم
Yang Maha Agung
34
الغفور
Yang Maha Pengampun
35
الشكور
Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36
العلى
Yang Maha Tinggi
37
الكبير
Yang Maha Besar
38
الحفيظ
Yang Maha Memelihara
39
المقيت
Yang Maha Pemberi Kecukupan
40
الحسيب
Yang Maha Membuat Perhitungan
41
الجليل
Yang Maha Mulia
42
الكريم
Yang Maha Mulia
43
الرقيب
Yang Maha Mengawasi
44
المجيب
Yang Maha Mengabulkan
45
الواسع
Yang Maha Luas
46
الحكيم
Yang Maha Maka Bijaksana
47
الودود
Yang Maha Mengasihi
48
المجيد
Yang Maha Mulia
49
الباعث
Yang Maha Membangkitkan
50
الشهيد
Yang Maha Menyaksikan
51
الحق
Yang Maha Benar
52
الوكيل
Yang Maha Memelihara
53
القوى
Yang Maha Kuat
54
المتين
Yang Maha Kokoh
55
الولى
Yang Maha Melindungi
56
الحميد
Yang Maha Terpuji
57
المحصى
Yang Maha Mengalkulasi (Menghitung Segala Sesuatu)
58
المبدئ
Yang Maha Memulai
59
المعيد
Yang Maha Mengembalikan Kehidupan
60
المحيى
Yang Maha Menghidupkan
61
المميت
Yang Maha Mematikan
62
الحي
Yang Maha Hidup
63
القيوم
Yang Maha Mandiri
64
الواجد
Yang Maha Penemu
65
الماجد
Yang Maha Mulia
66
الواحد
Yang Maha Tunggal
67
الاحد
Yang Maha Esa
68
الصمد
Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
69
القادر
Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70
المقتدر
Yang Maha Berkuasa
71
المقدم
Yang Maha Mendahulukan
72
المؤخر
Yang Maha Mengakhirkan
73
الأول
Yang Maha Awal
74
الأخر
Yang Maha Akhir
75
الظاهر
Yang Maha Nyata
76
الباطن
Yang Maha Ghaib
77
الوالي
Yang Maha Memerintah
78
المتعالي
Yang Maha Tinggi
79
البر
Yang Maha Penderma (Maha Pemberi Kebajikan)
80
التواب
Yang Maha Penerima Tobat
81
المنتقم
Yang Maha Pemberi Balasan
82
العفو
Yang Maha Pemaaf
83
الرؤوف
Yang Maha Pengasuh
84
مالك الملك
Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
85
ذو الجلال و الإكرام
Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86
المقسط
Yang Maha Pemberi Keadilan
87
الجامع
Yang Maha Mengumpulkan
88
الغنى
Yang Maha Kaya
89
المغنى
Yang Maha Pemberi Kekayaan
90
المانع
Yang Maha Mencegah
91
الضار
Yang Maha Penimpa Kemudharatan
92
النافع
Yang Maha Memberi Manfaat
93
النور
Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94
الهادئ
Yang Maha Pemberi Petunjuk
95
البديع
Yang Maha Pencipta Yang Tiada Bandingannya
96
الباقي
Yang Maha Kekal
97
الوارث
Yang Maha Pewaris
98
الرشيد
Yang Maha Pandai
99
الصبور
Yang Maha Sabar

Berikut adalah beberapa terjemahan dalil yang terkandung di dalam Al-Qur'an dan Hadits tentang asmaa'ul husna:
§  "Dialah Allah, tidak ada Tuhan/Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai asmaa'ul husna (nama-nama yang baik)." - (Q.S. Thaa-Haa : 8)
§   Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaa'ul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam salatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu" - (Q.S Al-Israa': 110)
§   "Allah memiliki Asmaa' ulHusna, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama yang baik itu..." - (QS. Al-A'raaf : 180)
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi s.a.w bersabda: “Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, yaitu 100 kurang satu. Siapa yang menghafalnya akan masuk syurga.” Sahih Bukhari.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Yaa Hanana ( Dhoharoddin )

Dalam Qosidah ini menerangkan :
  1. Kebahgiaanya betapa beruntungnya kita umat Nabi Muhammad SAW atas datangnya kelahiran Rosulullah 
  2. Kehadiran Nabi Muhmmad membawa rahmat seluruh alam, Semua alam berdzikir pada Rosulullah 
  3. Pengharapan kita Semoga mendapatkan Syafaat Baginda Rosulullah maka bersholawatlah dan uluk salam pada beliau.
Berikut teks, terjemahan dan makna dari kami " Dzoharoddin / Ya hanana "


ظَهَرَ الدِّينُ المُؤَيَّد
dzoharoddiinul muayyad
ظَهَرَ الدِّينُ المُؤَيَّد بِظُهُورِالنَّبِى اَحمَد
dzoharoddiinul muayyad bidzhuhuurin nabi ahmad
Telah Hadir agama petunjuk yg kokoh bersama lahirnya Nabi terpuji (Muhammad)
يَا هَنَانَــــــــا بِمُحَمَّد ذَلِكَ الفَضلُ مِنَ الله
ya hana na nabi muhammad dzalikal fadhlu minallah
Betapa beruntungnya kami. Dengan adanya nabi muhammad saw. itulah anugrah termulia dari Allah SWT.
يَا هَنَانَا
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN : Semakin jelas kejayaan agama yang kokoh ini (agama islam) dengan kelahiran nabi Muhammad. Sungguh enaknya jadi ummat nabi Muhammad karena umurnya paling pendek tapi pahalanya paling banyak. karena masuk surga duluan sebelum ummat2 nabi yang lain dan keunggulan2 lain dibanding ummat yang lain. Dalam alquran Allah berfirman قل بفضل الله وبرحمته فبذلك فليفرحوا "katakan wahai Muhammad. dengan anugrah Allah dan dengan Rahmat Allah (Nabi Muhammad. ) maka bergembiralah karena kalian mendapat itu semua"

خُصَّ بِالسَّبعِ المَثَانِى وَحَوى لُطفَ المَعَأنِى
khusho bissab’il matsani wa hawa luthfal ma’ani
Diistimewakan dengan as sab'ul Matsani (surat alfatihah). Dan penghimpun setiap rahasia dalam setiap makna
ما له مَفِى الخَلقِ ثَانِى وَعَلَيهِ اَنزَلَ الله
ma lahu fil kholqi tsani wa a’laihi anzalallah
Tiada ternilai kemuliaannya dan Allah mewahyukannya atas Nabi Muhammad SAW
يَا هَنَانَا
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN : خص با لسبع المثاني Rasulullah di khususkan (diberikan) assab'ul matsani,yaitu 7 ayat yang diulang2 bacaannya. yaitu surat al fatihah yang mana alfatahihah ini. وحوى لطف المعانى
mencakup ma'na2 yang dalam, yang halus, yang hanya bisa di rasakan oleh orang2 yang beriman secara hakiki. ما له فى الخلق ثاني tiada urutan kedua setelah Rasulullah SAW diantara semua makhluq artinya semua makhluq bahkan para nabi dan malaikat tidak dapat mendekati Derajat / maqam Rasulullah SAW karena derajat rasulullah adalah pada derajat yang tertinggi. namun tetap sebagai Makhluq dan Hamba Allah. وعليه انزل الله dan alfatihah yang memiliki ma'na latif ini diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW, Beliau nabi kecintaan kita
مِن مَكَّةٍ لَمَّا ظَهَر لِاَجلِهِ انشَقَ القَمَر
min makkatillamma dzohar liajlihin syaqqal qomar
Dari kota Makkah Nabi dilahirkan, Bulanpun dibelahkan atas permintaan Nabi Muhammad SAW
وَافتخَرَت الُ مُضَر بِهِ عَلى كُلِّ الاَنَام
waf takhorot aalu mudhor bihi ala kullil anam
Dan Keturunan kabilah Mudhor (kabilah Nabi Muhammad SAW) dibanggakan seluruh manusia
يَاهَانَانَأ
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN : من مكة لما ظهر
Rasulullah Muhammad SAW lahir di kota makkah, لاجله انشق القمر
rembulanpun dibelah atas permintaan rasulullah. untuk membuktikan kepada orang kafir yang meminta rasulullah membelah rembulan ini sesuai dengan firman Allah. di dalam quran اقتربت الساعة و انشق القمر telah dekat hari kiamat dan rembulan terbelah. namun walaupun bulan telah dibelah orang2 kafir masih saja tidak percaya dan mengatakan: ''hebat benar sihirmu muhammad'' ini menunjukkan bahwa Rasulullah hanya Penyampai agama dan yang memberi hidayah hanyalah Allah. وافتخرت ال مضر * به على كل الانام merupakan kebanggaan bagi keturunan mudhor. unggul atas semua manusia dalam segi nasab. nasab Rasulullah ke atas merupakan nasab yang terbaik. nasab ini dijaga oleh Allah dari zina. jadi nenek moyang Rasulullah SAW tidak ada yang berbuat zina.. dengan tujuan menjaga kesucian Rasulullah. ini senada dengan apa yang termaktub dalam maulid addiba'i. وهما لم يلتقيا على سفاح قط artinya: kedua orang tua rasulullah nenek moyang nya tidak tersentuh oleh zina sedikitpun begitu juga dengan nasab Rasulullah ke bawah. yaitu ahlul bait. keturunan rasulullah hingga saat ini. mereka memiliki kebanggan menjadi keturunan rasulullah. namun kebanggan ini bukan untuk kesombongan melainkan untuk dijaga. jangan sampai sebagai keturunan Rasulullah mencoreng nama Rasulullah.

اَطيَبُ النَّاسِ خَلقًا وَاَجَلُّ النَّاسِ خُلُقُا
Atyabunnasi kholqon wa ajallunnasi khuluqon
Baginda adalah Manusia terbaik CiptaanNYA dan teragung akhlaknya
ذِكرُهُ غَربًا وَشَرقًا سَائِرٌ وَالحَمدُ لِله
dzikruhu ghorbaw wa syarqon saa iruw walhamdu lillah
Semua Berdzikir atasnya dari barat dan timur. Segala Pujian bagi Allah
يَاهَنَانَا
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN : اطيب الناس خلقا manusia yang paling elok rupanya. paling tampan. sehingga sahabat Hasan bin tsabit mengungkapkan dalam syairnya:
وأحسن منك لم تر قط عيني
وأجمل منك لم تلد النساء
خلقت مبرا من كل عيب
كأنك قد خلقت كما تشاء
Wa ahsanu minka lam taraqatu 'ayni
Wa ajmalu minka lam talidin nisau
Khuliqta mubarr'am min kulli aybin
Ka'annaka qad khuliqta kamaa tasyau

My eyes have not seen more beautiful person than you
No women has given birth to a more handsome person than you
You have been created without any weakness and blemish
As if you have been created as you wished to be created
حسان بن ثابت واجل الناس خلقا manusia yang paling agung akhlaq budi pekertinya sehingga Allah SWT menyatakan dalam alquran وانك لعلى خلق عظيم
sungguh engkau Muhammad benar2 memiliki budi pekerti yang agung.
tidaklah satupun dari akhlaq baik di muka bumi ini melainkan bersumber dari baginda Rasulullah Muhammad SAW. ذكره غربا وشرقا * سائر والحمد لله
namanya disebut2 ditimur dan dibarat. segala puji bagi Allah

صَلُّوا عَلى خَيرِ الاَنَام المُصطَفَى بَدرِالتَّمَام
shollu a’la khoiril anami al musthofa badrittamami
bersholawatlah kalian atas sebaik baik manusia yang terpilih bagai bulan purnama
صَلُّوا عَلَيهِ وَسَلِّمُوا يَشفَع لَنَأ يَومَ الزِّحَام
shollu a’laihi wasallimu yasyfa’ lana yaumazzihami
bersholawatlah dan sampaikan salam kalian kepadanya SAW. Semoga kita mendapat syafaatnya dihari kebangkitan
يَا هَنَانَا
ya hana na
Betapa beruntungnya kami

PENJELASAN
صلوا على خير الانام * المصطفى بدر التمام bersholawatlah kalian pada manusia terbaik.* yang dipilih oleh Allah yang wajahnya elok bagaikan bulan purnama yang sempurna
صلوا عليه وسلموا * يشفع لنا يوم الرحام bersholawat dan haturkan salam lah kalian pada Beliau SAW. agar kita semua mendapat syafaat dihari kiamat yaitu di hari semua manusia berhimpit2an bersesak2an tiada pertolongan dan naungan kecuali pertolongan Allah dan naungan Allah

Sumber : http://nuryahman.blogspot.com

Rabu, 17 Oktober 2012

Idul Adha Berpeluang Bersamaan


Rukyat Tidak Lihat Hilal


BANTUL (KRjogja.com) - Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) Kantor Wilayah Kementerian  Agama Provinsi DIY, Drs  H Zainal Abidin  MPDi mengatakan, hasil rukyatul hilal yang dilakukan di Pusat Obervasi Bulan (POB) Kompleks Makam Syech Bela-belu Parangkusumo Kretek Bantul, Senin (15/10) petang tidak mampu melihat hilal.

Dijelaskan, tidak terlihatnya hilal lantaran lantaran  bulan tenggelam mendahului matahari. “Bulan tenggelam mendahului matahari sehingga  tidak mungkin terlihat,” ujarnya.

Namun hasil dalam rukyat tetap dilaporkan ke Kantor Kementerian Agama Pusat Jakarta sebagai pertimbangan untuk memastikan hari Raya Idul Adha melalui sidang Isbat di Jakarta. Dengan hasil ini besar kemungkinan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha antara NU dan Muhammadiyah akan digelar bersamaan. (Roy)

"MENGABDI UNTUK BERBAKTI"

___________________________

Powered by: Blogger