Kamis, 12 Juli 2012

Menularkan Kuman Pengetahuan dengan Jurnalistik

Di Ponpes Al-Islam Yogyakarta
Menularkan Kuman Pengetahuan dengan Jurnalistik
Di zaman yang serba maju ini, santri di pondok pesantren (ponpes) dituntut untuk serba bisa, tidak terkecuali dalam bidang tulis menulis. Maka guna meningkatkan kemampuan tulis menulis santri di pompes Al Islam Yogyakarta, pengurus ponpes mengadakan pelatihan jurnalistik dengan pembicara Y.B. Margantoro dari Harian Bernas Jogja.

”Pelatihan ini diperuntukkan bagi santri dan undangan dari perwakilan ponpes lain se kota Yogyakarta. Saya berharap ke depan, pelatihan jurnalistik seperti ini terus berlanjut.” kata Pengasuh Pondok Pesantren Al Islam Yogyakarta Endarka Hana, SH ketika ditemui di ponpes setempat, Jalan Bantul Km 2, Gedongkiwo MJ I/814-890 Yogyakarta, kemarin.

Hari Sabtu (7/7/2012) ini, di kampus AKAFARMA Al-Islam Yogyakarta, Ponpes Al-Islam Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan jurnalistik bertajuk Menularkan Kuman Pengetahuan dengan Jurnalistik. Kepanitiaan ini diketuai M. Khoirul Rizal Amri dan Sekretaris Din Nabila Faristina.

Menurut Endarka Hana, SH., Pondok Pesantren Al Islam berdiri di bawah naungan Yayasan Al-Islam Yogyakarta. Sejak tahun 1973, Yayasan Al-Islam Yogyakarta mulai berkiprah di bidang pendidikan, sosial dan agama melalui pendidikan formal dari Taman Kanak-Kanak sampai dengan Perguruan Tinggi. Kemudian pada tahun 1985 dimulai kegiatan Pengajian Sewelasan, Pengajian Mujahadah, Majlis Semaan Al-Qur’an dan kegiatan lainnya.

Pada tahun 1995 mulailah dirintis pesantren yang merupakan cikal bakal Pondok Pesantren Al Islam Yogyakarta. Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan non formal yang sangat efektif, efisien dan multidimensi. Dari sinilah akan muncul kader-kader mulim yang berbobot, berkualitas, profesional dan berakhlaq karimah.

Visi ponpes ini adalah Iman-Ilmu-Amal-Trampil-Mandiri (Membentuk insan berakhlaq karimah, berilmu, beramal san trampil sehingga menjadi insan yang bermanfaat fiddin wadunya wal akhirih).

Misinya adalah menyelenggarakan pendidikan bernuansa Islami; membekali wawasan keilmuan; menumbuhkan kepekaan sosial; meningkatkan ketrampilan di bidang teknologi, seni dan olahraga; mengembangkan jiwa dan semangat kewirausahaan.

Mengenai kegiatan di pesantren, Endarka Hana menjelaskan, meliputi kegiatan sekolah di SMP Islam dan SMA Sultan Agung serta kegiatan kepesantrenan yang dapat mendukung pelajaran di sekolah.

”Materi kepesantrenan meliputi program tahfidzul Qur’an, sorogan Al-Qur’an (individu), nahwu shorof, fiqh, tafsir, hadits, akhlak, tasawuf, mujahadah, kitobah, dan lain-lain,” kata dia. (n1/n2/n3)

Sumber : Harian Bernas Jogja Sabtu Pahing, 7 Juli 2012

0 komentar:

Posting Komentar

"MENGABDI UNTUK BERBAKTI"

___________________________

Powered by: Blogger